
JAMBIPRIDE.ID | JAMBI – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin (BGS) saksikan langsung penandatanganan PKS Ke jaringan pengampuan pelayanan jantung dan pembuluh darah (Bedah Pintas Arteri dan Intervensi Non Bedah) pada (31/11/2025).
Penandatangan PKS itu disaksikan Menkes usai diskusi dan mendengarkan permintaan dari Gubernur, Bupati/Walikota di Aula RSUD Raden Mattaher. MoU antara RSUD Mattaher dan juga Pemda yang ada di Provinsi Jambi.
Sebelumnya Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin melemparkan pujian atas keberhasilan operasi bedah jantung terbuka perdana di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi. Satu orang Pasien ini, akan bisa pulang 5 hari setelah operasi dan kondisinya sangat baik.
Dalam kunjungannya di RSUD milik Pemprov Jamni itu pada Jum’at (31/10/2025), Menkes
menegaskan pentingnya layanan operasi bedah jantung terbuka ini karena dapat “menyelamatkan nyawa”.
“Dengan layanan ini menjawab kebutuhan masyarakat sehingga cukup berobat di Rumah Sakit Provinsi tak perlu keluar Provinsi. Bahkan info yang saya dapat saat ini saja sudah ada sekitar 30 hingga 40 pasien yang terdaftar dalam antrean untuk operasi serupa di Jambi, ” kata Menkes Budi sesuai peninjauan.
Keberhasilan operasi ini, lanjut Menkes, didukung oleh sistem yang sudah siap, mulai dari ketersediaan alat, pengalaman dokter, hingga jaminan dari BPJS.
“BPJS-nya sudah cover. Alat-alatnya sudah cover. Dokternya sudah pengalaman lakukan, dan kalau bisa ditambah menjadi dua dokternya agar bisa bergantian, ” jelasnya.
Menkes Budi menekankan bahwa pencapaian ini adalah sebuah lompatan besar bagi pelayanan kesehatan di Jambi. Ia menyebut operasi bedah jantung terbuka sebagai prosedur yang “lebih susah”.
Keberhasilan ini menjadikan RSUD Raden Mattaher sebagai rumah sakit ke-29 di Indonesia yang mampu melakukan tindakan kompleks tersebut. Operasi jantung yang juga dikenal dengan bedah pintas arteri koroner itu dilakukan oleh tenaga medis yang berasal dari 3 rumah sakit yang berbeda yakni RSUD Raden Mattaher Jambi, RSUP Muhammad Hoesin Palembang, dan RSJPD Harapan Kita Jakarta. (*)